Mengapa Kebahagiaan Karyawan Itu Penting?

Nov 07, 2018 | ekonomi.kompas.com

Mengapa Kebahagiaan Karyawan Itu Penting?
Seiring dengan semakin ketatnya persaingan bisnis dewasa ini, peran tim dalam menyuseskan bisnis perusahaan semakin krusial.

Hal itu diungkapkan oleh Pip Jamieson, seorang CEO jaringan kreatif yang berbasis di Inggris, The Dots sebagaimana dikutip dari CNBC Rabu (7/11/2018).

"Anda dapat memiliki ide yang bagus, dan eksekusi atas ide-ide tersebut adalah tujuan akhirnya. Anda bisa menjalankan eksekusi tersebut sepanjang memiliki tim yang brilian," ujarnya.

Membangun tim yang brilian tergantung pada bagaimana para anggota tim bisa mendapatkan sesuatu dari perusahaan tempatnya bekerja.

Pendiri Dots itu mengungkap ada dua cara untuk mengawasi tim secara tepat, sambil memastikan bahwa output kerja mereka tetap stabil.

Mengukur Tujuan

Menggunakan indikator penilaian utama dapat dilihat sebagai fondasi kunci di perusahaan-perusahaan besar. Namun untuk start-up yang bekerja secara berbeda, penggunaan indikator sebagaimana yang dilakukan perusahaan besar dapat menjadi "mimpi buruk".

"Ketika (berbicara) skala bisnis, Anda tidak benar-benar tahu apa yang bisa dicapai," kata Jamieson.
Dia menjelaskan, dengan memilih indikator yang lebih fleksibel, kerangka kerja ini membantu untuk mengidentifikasi dan melacak tujuan, sambil mencapai hasil yang diinginkan.

"Pada dasarnya, Anda melihat sebuah visi, tetapi kemudian Anda meletakkan langkah-langkah terukur tentang bagaimana mencapai visi itu, yang merupakan hasil yang dapat diukur. Jika Anda mendapatkan 6 dari 10, Anda melakukannya dengan sangat baik. Jika Anda mendapatkan 4 dari 10, maka Anda tahu bahwa (target) terlalu muluk-muluk," jelas dia.

Sejalan Dengan Produktivitas

Menurut dia juga, lingkungan yang positif dapat menarik pekerja untuk tinggal lebih lama. Bahkan jika bayarannya tidak setinggi tawaran pesaing.

"Apa yang saya temukan adalah bahwa kebahagiaan dan produktivitas benar-benar berkorelasi. Jadi, jika orang senang dalam bisnis Anda, mereka bekerja keras, mereka terdorong," ungkapnya.

Langkah lain yang digabung The Dots untuk memastikan bahwa tingkat kebahagiaan tetap tinggi didasarkan pada evaluasi triwulanan, yang meminta karyawan untuk menyelesaikan survei anonim.

Perusahaan The Dots saat ini mencapai tingkat kebahagiaan rata-rata 8.2 dari 10. Meskipun capaian ini luar biasa, hal tersebut memungkinkan kesempatan untuk mengeksplorasi bagaimana memperbaiki lingkungan bagi mereka yang mendapat skor di bawah angka 8.2.

Artinya, perusahaan juga perlu bekerja keras untuk memperbaiki lingkungan kerjanya, sebelum pesaing merangsek masuk.



(Kredit foto: Freepik)